Skip to content

Geminids (ku) di bulan Desember

Desember 15, 2010

Bulan Desember 2010 seperti diberitakan oleh Jogya Astronomi Club maka diputuskan bahwa JAC akan mengadakan Observasi di Pantai Parangkusumo pada tanggal 13 Desember 2010 malam hingga 14 Desember 2010 pagi.
seperti biasa,saya yang sudah 2 kali ikut menyaksikan “hujan meteor” tida mau ketinggala untuk ikut serta…

Alhamdulillah, tidak seperti hari biasanya, Senin ini (13 Desember 2010) sehabis dr UNS, saya tidak ada agenda apapun, jadi bisa beristirahat sejenak dirumah sebelum meninggalkan Solo menuju Yogya dengan pramek.

Senin, 17.00 WIB. Solo.
saya segera bersiap-siap untuk “begadang” semalaman di pantai Parangkusumo. bersih-bersih diri, mempersiapkan bekal (rukuh, mantol dan buku ^^) yang dimasukkan ke tas ransel SMA ku (mau hunting 2 buku di Yogya, jd harus bawa tas yang ‘agak’ besar) dan berangkatlah ke Stasiun Purwosari jam 17.30 bersama Karisma tercinta.

Senin, 17.35 WIB
di Stasiun purwosari Solo.
segera parkir motor, Rp 3500,- (lebih mahal karena nginep semalam) dengan helm yang masih di kepala (sengaja, dibawa ke yogya) ke loket untuk membeli tiket pramek. Rp. 9000,- (tiket bisnis tanpa tempat duduk).
masuk menuju tempat tunggu di sebelah barat.hmm..senja yang indah di Purwosari. disekitar rel (jalur aman) yang deket perkampungan penduduk, banyak ibu,bapak, yang membawa anak-anaknya untuk “nonton sepur lewat”. wah, jadi ingat saat adek sepupu -Titis- masih berusia 2 thn an. seringnya ke gawok untuk “nonton sepur”. kalau sudah seperti itu, para pedagang asongan nggak mau kalah, mereka juga ikut nonton sambil jualan. Semoga mendapat rizky yang halal ^^

Stasiun Purwosari, 18.00 WIB
masih menunggu datangnya kereta yang menurut tiket berangkat jam 17.54. di sela-sela penantianku (dengan membaca buku), bagian informasi mengumumkan kalau kereta akan terlambat seitar setengah jam. ya sudahlah…sambil bca “Dalam Dekapan Ukhuwah” dan SMS an dengan sahabat yang berangkat dr Balapan, saya sabar menunggu disini 😀

Stasiun Purwosari, 18.35 WIB
“perhatian dari jalur 2, akan masuk dari arah timur kereta Pramek tujuan Klaten, Maguwo, Lempuyangan, dan Tugu.”
begitu kira-kira berita dari bagian informasi. yupz, beres-beres perlengkapan, bawa helm saya segera menuju jalur 2. tak lupa berdoa dan berharap masih ada tempat duduk tersisa. rasanya tidak bisa mengharapkan “gerbong khusu wanita” karena ternyata banyak pria juga disana.

Stasuin Purwosari, 18.40 WIB
mulai masuk, berdesak2an dengan penumpang lain dan mencari tempat duduk. dua gerbong saya telusuri dan tidak mendapatkan tempat duduk.ya sudahlah, saya memilih berdiri saja di depan para penumpang wanita (nggak enak “bergelantungan” di depan penumpang pria).
yupz, kereta jalan dan siap menikmati perjalanan. karena teman yang naik dari Balapan dapat tempat duduk, maka saya sendiri menikmati “bergelantungan” sambil melihat pemandangan luar (yang gelap) dan membaca buku.

Stasiun Maguwo Yogya, 19.15 WIB
alhamdulillah, setelah 40 menitan “bergelantungan” banyak juga penumpang yang turun. saatnya meregangkan kaki. DUDUK!! meskipun saya tahu hanya akan duduk untuk beberap menit saja (sudah dekat ke tujuan)

Stasiun Tugu Yogya, 19.30 WIB
alhamdulillah…sudah sampai stasiun Tugu. tujuan pertama kali ini adaah “Taman Pintar”. mau “nunut” sholat dan hunting buku di Shopping Center.
segera setelah turun, saya dan sahabat saya menuju shelter jogya trans terdekat untuk menuju taman pintar. disini masih harus menunggu bus nya datang (ujian kesabaran).
setelah menunggu sekitar 10 menit, akhirnya Jogya Trans nya datang juga. Jogya Trans 1A siap membawa ku ke taman pintar ^^
menuju taman pintar jam 20.00 WIB kurang 5 menit 🙂

Taman Pintar, 20.10 WIB
waduh, musholanya gelap gulita dan terkunci dari luar 😦
sambil menahan rasa yang “serba salah” (karena blm sholat), kami memutuskan untuk hunting buku di Shopping center sambil menunggu teman yang akan menjemput untuk diantarkan ke tempat yang bisa dipake sholat.
Toko pertama, “mbak ada buku Jalan cinta para pejuang?” hunting buku titipan teman. alhamdulillah, lgsg ketemu di toko pertama. tapi sayang, buku yang saya cari justru tidak ada. sebagian besar toko sudah tutup, tinggal beberapa yang masih buka. Di semua toko yang masih buka itu, tidak ada buku yang saya cari 😦
dengan lesu, saya kembali ke toko pertama dan berbincang dengan penjualnya. tidak lupa menanyakan tempat sholat terdekat (sangat ingin sholat). ternyata kata mbak penjual, Mushola taman pintar boleh dibuka dan boleh dinyalakan. kabar gembira 🙂
segera bersama teman saya menuju mushola, ada pak satpam dan alhamdulillah memang bisa dibuka. O lala..ternyata di mushola banyak mas-mas lagi tidur 😦
ah yang penting sholat!!
selesai sholat, ternyata jemputan sahabatku sudah datang. hmm..tinggal jemputanku. Alhamdulillah, tidak lama, saya dapat SMS dari “jemputan” ku. ternyata sudah menunggu di ujung jalan. bersalaman, mengucapkan “met milad”, berbincang-bincang (ngrayu biar diantar mencari buku 😀 ), akhirnya berangkat, tujuan kita : PRO U MEDIA-Jogokaryan.

Yogya, 20.30 WIB
menuju daerah Jogokaryan. pernah dengar Masjid Jogokaryan? Masjidnya bagus. bukan hanya karena arsiteknya, tapi juga karena Jamaahnya yang selalu buanyak saat sholat subuh, manajemen masjidnya, dan masjid yang bisa membuat orang “sholat”. saya pernah kesana, dan benar, di dalam masjid, semua perlengkapan RT ada. nyaman. pantas lah kalau banyak jamaah yang kesana.
sayang, Pro U Media yang ada tepat didepan masjid sudah tutup. mungkin yang jaga lagi ikut kajian ya di masjidnya…
“Ri, aq baru inget. ada Bookfair, mau nyoba nggak?” Zai “jemputanku” nyletuk.
“wis jam semene zai (20.50),,jik buka?”
“g tahu..coba aj. g jauh kok dari markas”
“okelah kalo begitu!!” sambutku semangat. semoga bukunya ada ^^

Yogya BookFair, 21.15 WIB
“mbak udah tutup” kata pak satpam
“masih ada itu pak yang buka..”
“tapi sudah penutupan jam 9 tadi..apa mbaknya mau nyoba?”
“iya pak, saya coba aja. siapa tahu masih ada”
“ya sudah, silahkan masuk. g usah bayar parkir!” kata pak satpam
Alhamdulillah ^^
segera menuju Stand Pro U media. alhamdulillah, buku ada. meskipun tinggal 3. ^^
karena ternyata masih banyak stand yang buka, saya dan Zai melihat-lihat stand pakaian muslimah (dasar wanita).

Yogya, 21.30
Menuju markas. mampir di pom bensin sebentar, dan akhirnya menuju MArkas JAC. tapi karena masih sepi, hanya ada beberapa, kami memutuskan untuk ke masjid.Mengistirahatkan mata (Baca : tidur).
Zai berusaha tidur, sementara saya, tidak bisa tidur. ya sudahlah, akhirnya saya baca buku yang baru di beli itu.

Markas, 22.00
“Ri, ndang rene.”
saya dan Zai segera menuju markas.
wah lumayan, sudah beberapa yang datang lagi. akhirnya kita isi waktu untuk berbincang dan makan malam (saya sendiri yang blm makan malam).

Markas jam 22.30 WIB
Kami berkumpul ke tengah dan segera membuat lingkaran.saatnya berdoa agar selamat sampai pantai Parangkusumo. malam ini lain, para wanita harus naik motor! sebelumnya, para wanita naik mobil. karena yang punya berhalangan hadir,kami harus naik motor sendiri.
setelah berdoa, kami berbonceng bonceng menuju Parangkusumo.
Perjalanan malam yang duingin. sambil menahan kantuk, kecepatan 80km/jam, kami 5 sepeda motor menembus dinginnya malam yogya.
saya didepan, nanti gantian pulangnya Zai.

Parangkusumo, 23.30 WIB
Alhamduillah, sampai juga di pantai. kami berhenti di tempat seperti biasa, menata alas dari mantol dan siap2 mengamati langit. sayang langit mendung tertutup awan tebal dan sangat gelap!!
tapi alhamdulillah, perlahan sang bintang mulai tampak.
kami melihat ke arah rasi Gemini, karena memang hujan meteornya hujan meteor Geminids,jatuhnya dari arah rasi ini.
asyik mengamati, wah, ada wartawan TV ONE yang datang meliput acara kami. berakting seadanya ^^ [karena blm kelihatan hujannya] dan diliput deh 😀
liputanya ada di KAbar Siang TV ONE .
semakin dini hari, malam semakin petang. tp Syukurlah, ALhamdulillah, sang mateor mulai menampakkan diri meskipun tidak 100meteor/jam yang kami lihat ^^
tp cukuplah kami bersorak2 🙂
semakin malam…ternyata awan semakin tebal dan semakin dingin..waktu yang tepat untuk tidur.hehe…ternyata kami (para wanita) ketiduran cukup lama.

Parangkusumo, 02.56 WIB
angin semakin kencang dan langit semakin berawan. akhirnya kami semua sepakat pulang ke markas. memang tidak seperti biasanya. biasanya kami pulang jam 04.00 WIB.
mampir pantai Depok untuk nyari kamar mandi, dan siap menembus dinginnya Yogya menuju markas.

Markas, 04.00 WIB
kami datang bertepatan dengan adzan subuh. sampai mushola, langsung subuh berjamaah.

“Pagi pun datang dan Solo memanggilku Pulang ^^

Manuju Solo di Stasiun Lempuyangan, 06.34 WIB

~Rindu METEOR di Bulan Agustus~

Iklan
One Comment leave one →
  1. Desember 19, 2010 8:09 am

    Numpang Share ceritanya ke temen-temen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: